Artikel dan Berita Selengkapnya



26 April 2018

Bisnis Digital: Panglima Sektor Perekonomian

Admin - PPA&K

Dewasa ini, transformasi dunia bisnis memasuki era baru yang dikenal dengan istilah “Bisnis Digital”. Pelan namun pasti, dunia bisnis akan terus melakukan transformasi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi dan perilaku konsumen. Tuntutan bisnis tersebut “memaksa” perusahaan menggunakan pendekatan bisnis digital untuk memenuhi kebutuhan perilaku generasi zaman now atau bisa disebut juga sebagai konsumen millennial. Maka tak heran, banyak aktivitas bisnis yang bertransformasi mengikuti alur bisnis digital yang semakin menjadi “panglima” dalam sektor perekonomian. Tren ekonomi berbasis digital tidak lepas dari kemajuan teknologi khususnya dibidang internet. Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social menyebutkan bahwa pengguna internet Indonesia cukup tinggi yaitu berada dikisaran 52%, yang mana sebagian besar pengguna mengakses internet secara mobile selama 4 jam per hari. Fakta lainnya mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 370 juta kartu SIM aktif di Indonesia yang angkanya jauh lebih besar dibandingkan dengan populasi Indonesia yang hanya berkisar 270 juta penduduk. Kehadiran bisnis digital mampu mempengaruhi perilaku masyarakat selaku konsumen, dimana konsumen dapat memperoleh kemudahan dari segi waktu dan biaya melalui perangkat internet yang mereka miliki. Oleh karena itu, layanan bisnis yang tidak efektif dari segi waktu dan biaya akan semakin ditinggalkan konsumen. Kehadiran bisnis digital juga menghadirkan persaingan global yang lebih luas bagi banyak perusahaan. Kondisi inilah yang kemudian ditangkap oleh para pelaku bisnis di tanah air untuk melebarkan sayapnya ke sektor bisnis digital sebagai salah satu sumber pendapatan.

0
Pengalaman
0
Klien
0
Diklat
0
Fasilitator
0
Peserta Diklat
;